Lokasi tempat kursus, cukup strategis karena disampingnya banyak toko-toko kecil. Ada resto, ada tempat belajar membuat keramik, ada salon rambut, ada tempat Yoga..dan pas disampingnya (dulu kosong) ada warung kopi baru... Yeaaaaaaayyyyy
Karena datang kursus kecepatan, jadi saya memutuskan untuk mencoba warung kopi ini..buka pintunya....voila! Dekorasinya bersih, minimalis..konsep seperti galeri lukisan, hanya yang dipajang deretan kopi dan alat memasak kopi.
Saya memutuskan mencoba kopi tradisional, selain cappuccino dan teman-temannya. Baristernya menyarankan kopi dari Guatemala karena menurut dia tidak terlalu pahit.
Yang bikin terpesona *selain ke unyu an baristernya* tapi cara dia mempersiapkan kopi saya. Pertama air panasnya ditimbang, lalu penyaringannya seperti proses penyulingan air dengan menggunakan tabung kaca seperti percobaan kimia hahahahaha..mungkin sudah ada yang pernah liat cara ini..tapi saya belum pernah..dan saya yakin mulut saya manggap nggak kiyut..biarlah....
Daaaaann kopinya enaaaaaaaakkkk
Salut "Matchstick Coffee Roasters" keep up the good work!
....Sluuurrrrpppppp...mari minum kopi.......
baristanya yg itu? yg brewok itu?
ReplyDeleteWell, i love the cafe in melbourne too... antik, unik dan khas, u name it. Ntar kalo gua ke Kanada, traktir disini yah :D
ReplyDeletewaaaaahhhhh....ini warung go international toch? sip....sip.... yey kesini dulu, pasti ditraktir disana secara deket sama rumah :)
ReplyDelete