Showing posts with label hubungan. Show all posts
Showing posts with label hubungan. Show all posts

Thursday, February 2, 2012

iya deh kamu hebat....

Punya teman yang selalu cerita hal-hal hebat yang dia lakukan? mulai dari hobi sampe ke makanan?
kayaknya sekarang makin banyak deh orang yang kayak gitu.... bukannya mau protes atau sirik atau apalah namanya.. tapi mbok ya dikit2 aja gitu dikeluarinnya... misalnya nih seminggu sekali atau sebulan sekali gitu  :)

Beberapa cuplikan percakapannya:

"aku makannya cuma yang mengandung gandum aja biar sehat"

"wah...tau nggak aku sekarang udah bisa buat ini.....itu...."

"kalo tidur itu harus 8 jam...makanya aku tuh makan jam 6 jam 8 udah tidur"

"aku volunteer kemaren di depan pejabat pejabat karena mereka bilang hanya aku yang bisa ngerjain itu"

"aku ya orangnya fokus ... dan teratur"

"aku ini....aku itu......"

sepele sih...tapi kalo yang diomongin itu terus dan nggak ada hal lain, kayaknya capek deh kupingnya... seperti dunia ini hanya berputar di sekitar dia...

Iya tau mungkin ada beberapa orang butuh pengakuan ... tapi khan.. nggak tiap hari kaleeeee atau di tiap kesempatan .. masa sih harus bawa-bawa medali kemana mana pas jalan bareng ..jadi pas dia cerita apa kita kasih medali ? atau mungkin habis dia cerita kita tepuk tangan kenceng-kenceng dan memberikan standing ovulation..eh ovation?

Jangan-jangan saya yang nyinyir ya? atau sirik? hmmmmmmm kayaknya nggak ah...  karena setiap membicarakan sebuah topik...pasti dia diambil alih dengan menceritakan kalau dia ini ..itu...bisa ini ..itu...bla...bla..bla....  zzzzzzzzzzzzzz

Buat kamu yang punya bakat narsis, tolong liat-liat situasi ya....masih banyak lho yang demen makan fast food, susah tidur kalo malam, punya masalah sama waktu ..atau hal-hal yang tidak sempurna lainnya...

Saya yakin kita semua berusaha kog untuk jadi sempurna...tapi ya santai aja kaleeeeeeeeee... sehari lupa makan buah bukan dosa.... begadang sekali kali juga nggak akan dipenjara... *lebay*

ya pokoknya gitu deh ... coba aja denger diri sendiri ngomong ...pasti capek juga... :)

Tuesday, August 2, 2011

Yang penting kasih sayang...

Tadi pagi baca di internet : pernikahan sesama jenis diperbolehkan di New York state, US dan banyak orang berbondong-bondong mempergunakan kesempatan ini untuk melegalisasi hubungan mereka yang selama ini seperti ilegal.  Entah kenapa saya turut bahagia untuk mereka.  Saya tidak melihat jenis hubungannya ..tetapi saya mencoba merasakan perasaan mereka ketika mereka mencintai seseorang dan tidak dapat dipersatukan.

Hubungan manusia ini memang rumit.  Belum lagi masalah cinta dan mencintai.  Mencintai orang lawan jenis saja memerlukan keahlian hati, apalagi mencintai sejenis... jadi penasaran ingin berbicara dengan salah satu pasangan ini dan ingin mengerti lebih dalam mengenai hubungan mereka.

Selama ini sudah sering saya berkenalan dan bertemu dengan pasangan sejenis dan memang saya akui cara mereka berhubungan berbeda.  Agak susah saya menjelaskan bedanya ..tapi beda aja gitu..

Sekarang pemikiran yang timbul di saya adalah.. apakah mungkin tidak penting jenis kelamin orang yang kita cintai itu? Khan ada pepatah mengatakan cinta itu seperti kupu-kupu yang terbang tinggi dia bisa hinggap dimana saja yang dia ingini... jadi artinya kita nggak bisa mengatur kita ini jatuh cintanya sama siapa.. karena cinta nggak mengenal usia, derajat , latar belakang.. dan sekarang mungkin ditambah tidak mengenal jenis kelamin.  Cinta itu murni, yang membuat jadi tidak murni adalah pemikiran, logika, agama dan masih banyak faktor X lainnya.

Beberapa malam yang lalu seorang teman bercerita bahwa ada seorang anak laki-laki masih SMP yang tiba-tiba datang padanya dan "curhat" karena anak ini bingung dia lebih suka sama sesama laki-laki.  Teman saya ini kaget dan bingung cara menghadapi kelainan ini.  Apakah benar ini kelainan? atau mungkin dia hanya bingung ? Pertanyaannya mungkin "kenapa saya hanya boleh mencintai perempuan?" lalu kenapa perasaan suka dan sayang ini malah lebih kuat ke lelaki? ada yang bisa jawab? Jujur saya kasihan sama teman saya karena dia juga tidak bisa memberikan jawaban atau bantuan yang berarti.

Entah siapa yang memulai semua masalah hati ini... hingga ada istilah terbaru sekarang "lelaki perempuan sama saja yang penting kasih sayang" apa benar begitu? Seberapa besar hausnya kita akan kasih sayang sehingga kita secara sembarangan mencarinya? Apapun itu asal saya merasa disayang.. berarti ini juga bisa menjawab kenapa ada banyak remaja perempuan dibawah umur senang mencari lelaki tua hidung belang? Karena mereka mampu membelikan barang mahal? Apakah itu bentuk kasih sayang yang dicari? hmmmmmm

Sepertinya kita semua haus kasih sayang... atau mungkin cuma kurang kasih sayang... semua butuh disayang.. walaupun kadang kita malu mengakuinya karena istilah butuh kasih sayang... menjelma menjadi haus dibelai... dan seterusnya... tidak mengapa... saya akan bilang terus terang kalo saya memang sedang ingin disayang.. sejak bayi kita suka di belai dan itu bagus untuk pertumbuhan... saya tidak ingin menjadi pribadi yang sok tangguh atau keras padahal sebenarnya dalam hati menangis dan ingin mengemis kasih sayang...

Sekian

Friday, July 22, 2011

30 = tua?

Dalam perjalanan di dalam mobil yang tidak bergerak cepat karena keadaan yang macet, tercipta percakapakan yang cukup dilematis.  Biasa aja sih pembahasan wanita belum menikah di usia 30 tahun.

Menurut saya pribadi, kalo memang belum datang waktunya ..ya nggak usah dipaksa.  Nggak usah lantas cari-cari pejantan untuk dijadikan pasangan hidup karena kita ini manusia bukan sapi.  Lagian pernikahan itu nggak gampang , jendral!

Coba dipikir, apakah soal jodoh dan pasangan hidup ini bisa diatur? bisa aja sih kalo memang tidak  mau main perasaan.  Misalnya nih di jodohin, dan hidup bersama seperti dua robot yang monoton dan membosankan.  Masalahnya...kita khan bukan robot.  Bagaimana mungkin kita berhubungan intim dengan robot?

Kembali ke angka 30.  Sebagai cewek lantas harus bagaimana kalo memang belum ada yang cocok atau memang lamaran belum datang? Sebel juga sih kalo sesama wanita tega menilai kaumnya atas dasar umur dan status menikah atau belum... been there! dan di anggap rendah karena status itu sangat kejam! padahal kalo dipikir-pikir selama lagi dikasih sama yang diatas waktu untuk sendiri kenapa nggak di gunakan sebaik-baiknya.  Hidup ini terlalu indah untuk dihabiskan dengan bengong dan meratapi nasib karena belum ada pangeran datang meminang... c'mon! wake up!  setelah menikah pun nanti life goes on tidak lantas The End.. tentu tidak... banyak masalah baru yang menanti...

Satu lagi, angka 30 tidak menandakan seorang perempuan sudah cukup dewasa dalam hal berpikir dan dalam menghadapi masalah.  Banyak faktor yang harus dipikirkan selain umur.  Berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan, kayaknya lebih baik perempuan itu menunggu saat yang tepat supaya tidak menyesal.  Menunggu disini selain kesiapan mental , jiwa rohani dan badani juga menunggu pasangan yang memang "klik" untuk diajak hidup bersama.  Perlu diingat juga tidak ada manusia yang sempurna ..jadi sangat tidak adil kalo kita juga memaksa pasangan kita harus sempurna.  Apakah kita juga sudah sempurna? nggak khan? heheheheeh....

ambil dari : indonetwork.co.id
Jadi intinya apa? setelah berbicara panjang lebar, kedua wanita tersebut berkesimpulan umur 30 itu belum tua.. dannnnnnnnnnnnn... soal jodoh..ya biar Tuhan yang atur ... dan soal nikah kapan? ya nanti aja kalo sudah ada.... :)

Tuesday, July 12, 2011

nge - bossy

kita punya boss aka atasan kita kalo pas kerja.  Dan kayaknya bisa diterima kalo dia bertingkah laku layaknya seorang boss yaitu memberikan perintah.  Nah ..kalo kita sendiri dalam pergaulan dicap "ngebossy" itu artinya apa ya? Apa karena gue suka nyuruh-nyuruh orang? sok perintah sana perintah sini? atau apa sih?

oh ..mungkin kalo kita mau minta orang melakukan sesuatu untuk kita , kita nggak boleh lupa bilang "tolong ya" tapi gue sering pake kata itu , tetep aja gue bisa dibilang sok ngebossy...hmmm bingung..

Jadi harusnya gimana ya supaya nggak di bilang "ngebossy?" apa diam aja? dan tulis semua instruksi lewat email atau lewat notes aja? tapi pernah juga ada yang gitu terus dibilang "lihat deh nada tulisannya ngebossy bangeth" nah..lho... bingung khan lu

IMHO .. kadang julukan ini diberikan oleh orang yang sedang di minta tolong atau yang seharusnya melakukan sesuatu itu karena dia  nggak terlalu suka melakukan apa yang diminta.  dan seharusnya..orang ini khan tinggal bilang aja...maaf gue sibuk ...atau gue nggak mau buat itu ...beres khan? Jangan yang tetap melakukan tapi hati tidak terima or tidak ikhlas ... please deh ...

Kayaknya emang gampang-gampang susah untuk bersikap di hadapan orang lain ..apalagi kalo orang yang kita hadapi punya pemikirian negatif selalu... tapi kalo gue sih tidak akan menghalangi gue jadi apa adanya... ya kalo nggak ada yang protes salah mereka sendiri lah.... hehehehehe karena gue cukup terbuka kog kalo ada yang mau ngasih tau ... nah , kalo nggak ngomong mana kita tau ..emangnya kita cenanyang?