Puisi BJ Habibie untuk istrinya, Ainun...
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu....
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya...
dan kematian adalah sesuatu yang pasti...
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu...
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat...
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku terasa kosong melompong, hilang isi...
Kau tahu sayang, rasanya speerti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang...
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang...
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada..
Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini....
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang...
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik...
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini...
Selamat jalan...Kau dariNya dan kembali pada-Nya...
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada...
Selamat jalan sayang...cahaya mataku, penyejuk jiwaku...
Selamat jalan...
calon bidadari surgaku...
makjleeeeeebbbbb...buat yang cewek2 silahkan nonton filmnya deh ... bisa membuat seorang pencemooh seperti saya ..dari mencibir eh malah nangis tersedu-sedu...
xoxo
ini gimana caranya tag mbNita n Melva ya? :D
ReplyDeletedont you dare cuuuunnnnnn hahahahahahahaha
Deletenice post :)
ReplyDeleteHai .. Thank you .. Something nice like that need to be shared :) thank you for stoping by
Delete